Innovative: Journal Of Social Science Research
Vol. 6 No. 3 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research

Hubungan Paparan Asap Rokok Dengan Stunting Pada Balita Usia 12-59 Bulan Di Posyandu Manggis 14 Desa Kemuning LOR Kecamatan Arjasa

Cecia, Rizky Putri Dwi (Unknown)
Restanty, Dian Aby (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Apr 2026

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Stunting, kegagalan tumbuh kembang akibat gizi kronis, menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Di Kabupaten Jember, khususnya Desa Kemuning Lor dan Posyandu Manggis 14, angka stunting tergolong tinggi. Selain gizi, paparan asap rokok diakui sebagai faktor risiko; di wilayah Puskesmas Arjasa, 3.206 dari 42.435 penduduk teridentifikasi sebagai perokok. Kondisi ini meningkatkan risiko paparan pada ibu hamil dan balita, sebab zat berbahaya dari asap rokok dapat mengganggu penyerapan nutrisi dan fungsi fisiologis anak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel 49 ibu dengan balita usia 12-59 bulan diperoleh melalui Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran langsung dan kuesioner. Analisis data meliputi univariat untuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Ditemukan 57% balita memiliki gizi normal dan 43% mengalami stunting. Paparan asap rokok didominasi kategori rendah (57%) dan sedang (22%). Uji Spearman Rank menunjukkan hubungan signifikan antara paparan asap rokok dengan stunting (ρ = 0,487; p = 0,000) dengan kekuatan sedang. Kesimpulan: Paparan asap rokok berhubungan signifikan dengan kejadian stunting, di mana semakin tinggi paparannya, semakin besar risiko stunting pada balita. Kata Kunci: Paparan asap rokok, stunting, balita, perokok pasif, residu asap rokok.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Innovative

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Other

Description

Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), ...