Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kapasitas manajerial remaja masjid dalam mengelola kegiatan yang masih bersifat spontan dan belum terstruktur. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan remaja masjid dalam menerapkan manajemen operasional dasar yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan capacity building melalui pelatihan partisipatif dan simulasi, yang dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Baiturrahman Waiheru dengan melibatkan 18 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep manajemen operasional, kemampuan menyusun perencanaan kegiatan secara sistematis, serta peningkatan koordinasi dan kerja sama tim. Luaran kegiatan berupa mini proposal kegiatan yang dapat dijadikan panduan dalam pelaksanaan program remaja masjid. Implikasi kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen operasional dasar efektif dalam meningkatkan kapasitas organisasi berbasis komunitas. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan organisasi remaja masjid serta berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan masyarakat.
Copyrights © 2026