Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membawa dampak signifikan terhadap pola pengasuhan anak usia dini, terutama dalam hal pembentukan akhlak dan perilaku. Kondisi ini menuntut adanya peran aktif orang tua dalam mendampingi anak agar mampu menyaring informasi yang sesuai dengan nilai moral dan agama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua dalam menerapkan parenting Islami sebagai upaya membentuk akhlak anak usia dini di tengah arus informasi digital. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan diagnosis, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, serta diskusi bersama peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua terkait pentingnya peran keluarga dalam pendidikan akhlak, serta perubahan sikap dalam mendampingi anak menggunakan media digital secara bijak. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara orang tua, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung pembentukan karakter anak. Dengan demikian, pendampingan parenting Islami terbukti memberikan dampak positif dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Copyrights © 2026