Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pencatatan dan mekanisme pelaporan penerimaan biaya salinan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Pengadilan Negeri Bale Bandung Kelas 1A. PNBP merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang memiliki peran penting dalam mendukung pembiayaan negara serta meningkatkan kualitas pelayanan publik, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pencatatan penerimaan biaya salinan telah dilaksanakan secara terstruktur, dimulai dari proses permohonan, penentuan biaya, pembayaran, hingga pencatatan dalam aplikasi SIMARI. Sementara itu, mekanisme pelaporan dilakukan secara berjenjang dan terintegrasi melalui aplikasi SIMARI dan SAKTI hingga ke Kementerian Keuangan. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa risiko dalam pelaksanaan, seperti kesalahan perhitungan, kesalahan input data, gangguan sistem, serta keterlambatan penyetoran penerimaan. Dengan demikian, diperlukan peningkatan kualitas sumber daya manusia, optimalisasi sistem digital, serta penguatan pengendalian internal untuk meminimalisir risiko dan meningkatkan efektivitas pengelolaan PNBP. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan tata kelola keuangan negara, khususnya di lingkungan peradilan
Copyrights © 2016