Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur pengajuan Kredit Umum Pegawai (KUPEG) pada PT Bank Woori Saudara KCP Baleendah, mengkaji persyaratan yang harus dipenuhi oleh debitur, serta mengidentifikasi hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan kredit tersebut. KUPEG merupakan salah satu produk kredit konsumtif yang diberikan kepada pegawai swasta dengan sistem pembayaran melalui pemotongan gaji, sehingga membutuhkan prosedur yang sistematis dan pengendalian internal yang kuat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara dengan pihak terkait, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan membandingkan praktik yang terjadi di lapangan dengan teori perbankan dan prinsip pemberian kredit yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pengajuan KUPEG dilakukan melalui tahapan yang terstruktur, dimulai dari pengajuan kredit, verifikasi dokumen, BI Checking, analisis kelayakan berdasarkan prinsip 5C, persetujuan pimpinan cabang, hingga pencairan dana. Sistem ini telah mencerminkan adanya pengendalian internal yang baik melalui pemisahan tugas dan proses verifikasi berlapis. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa hambatan, seperti pemalsuan dokumen, ketidaklengkapan persyaratan, keterlambatan rekomendasi dari instansi, serta kurangnya kesesuaian data antara bank dan perusahaan tempat debitur bekerja. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dalam sistem verifikasi, digitalisasi proses kredit, serta penguatan koordinasi antar pihak untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kredit
Copyrights © 2016