Masyarakat sering menganggap perempuan kurang mampu di ranah publik, sehingga mereka tersubordinasi dan tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan. Perlakuan tidak adil ini disebut diskriminasi gender dan memunculkan gerakan feminisme, yakni upaya perempuan memperjuangkan hak dan derajatnya. Gerakan ini menginspirasi karya sastra, salah satunya novel Pada Sebuah Kapal karya NH Dini. Novel ini mengisahkan perempuan yang mengalami diskriminasi baik dalam rumah tangga maupun lingkungan masyarakat. Penelitian terhadap novel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik baca dan catat untuk mengumpulkan data berupa frasa dan wacana. Hasil analisis menunjukkan adanya diskriminasi gender yang dialami empat tokoh perempuan, yaitu Sri, Narti, Nicole, dan Edmay. Tokoh Sri paling banyak mengalami diskriminasi dengan 71 data, mencakup marginalisasi, subordinasi, stereotip, kekerasan, dan beban kerja. Tokoh lainnya mengalami diskriminasi dalam bentuk stereotip dan subordinasi dalam jumlah yang lebih sedikit.
Copyrights © 2026