Penelitian ini mengkaji peran transformasi digital dalam memperkuat posisi kompetitif Lay’s di industri makanan ringan dengan menggunakan kerangka Porter Five Forces. Transformasi digital mencakup otomatisasi produksi, analitik data konsumen, digitalisasi rantai pasokan, serta strategi pemasaran berbasis teknologi. Studi ini menggunakan metode analisis tematik terhadap data sekunder dari laporan industri, publikasi akademik, dan sumber daring yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi meningkatkan hambatan masuk melalui efisiensi biaya dan skala produksi, menurunkan daya tawar pemasok melalui integrasi logistik, serta memperkuat hubungan dengan konsumen melalui personalisasi berbasis data. Selain itu, teknologi memungkinkan Lay’s merespons ancaman substitusi seperti cassava chips dengan inovasi produk dan komunikasi nilai nutrisi. Rivalitas kompetitif juga dikelola melalui pemanfaatan big data dan kampanye digital yang adaptif. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa transformasi digital merupakan faktor strategis yang mendukung keberlanjutan dan daya saing Lay’s di pasar global. Disarankan agar perusahaan meningkatkan investasi pada inovasi berbasis AI dan IoT untuk pengembangan produk, pemantauan kualitas, serta personalisasi pemasaran secara real time.
Copyrights © 2026