Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor perilaku dan profesionalisme terhadap kualitas audit pada Kantor Akuntan Publik di Kota Medan. Dengan berlandaskan pada Teori Perilaku (Behavior Theory), penelitian ini mengevaluasi peran Locus of Control (X1) sebagai representasi faktor perilaku dan Skeptisme Profesional (X2) sebagai representasi profesionalisme dalam menentukan Kualitas Audit (Y). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner terstruktur. Populasi penelitian adalah auditor yang bekerja di KAP Kota Medan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling yang menghasilkan 63 responden dari 5 KAP yang berpartisipasi. Data dianalisis menggunakan metode analisis regresi linear berganda untuk menguji hipotesis secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Locus of Control berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit, di mana auditor dengan orientasi internal yang kuat cenderung memiliki tanggung jawab dan ketelitian lebih tinggi dalam menyelesaikan prosedur audit. Demikian pula, skeptisme profesional terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit, menunjukkan bahwa pola pikir yang selalu mempertanyakan (questioning mind) dan evaluasi kritis terhadap bukti audit sangat efektif dalam mendeteksi salah saji material. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas audit bukan hanya produk dari kepatuhan teknis, melainkan manifestasi dari perilaku profesional dan karakteristik psikologis auditor dalam menghadapi dinamika penugasan. Penelitian ini memberikan implikasi bagi KAP di Medan untuk memperkuat aspek perilaku dan sikap kritis auditor melalui proses rekrutmen dan pelatihan berkelanjutan guna menjaga integritas laporan hasil pemeriksaan.
Copyrights © 2026