Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap tingkat kejahatan di 35 kabupaten/kota Jawa Tengah periode 2018–2024 dengan 245 observasi. Variabel independen meliputi Rata-Rata Lama Sekolah, Tingkat Pengangguran Terbuka, Kemiskinan, Penyelesaian Kasus Kepolisian, dan Kepadatan Penduduk. Analisis menggunakan model data panel Fixed Effect dengan perbaikan heteroskedastisitas dan autokorelasi melalui Robust Standard Errors. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Rata-Rata Lama Sekolah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kejahatan, sedangkan variabel Kemiskinan berpengaruh positif dan signifikan. Sebaliknya, variabel Tingkat Pengangguran Terbuka, Penyelesaian Kasus oleh Kepolisian, dan Kepadatan Penduduk tidak berpengaruh signifikan, yang mengindikasikan bahwa dinamika kriminalitas di Jawa Tengah lebih dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi struktural daripada faktor ketenagakerjaan, institusional, atau demografis.
Copyrights © 2025