Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis sistem pengereman hidrolik pada kendaraan prototipe mobil hemat energi (KMHE) guna meningkatkan performa pengereman dan keselamatan kendaraan. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan variasi kecepatan awal 20 km/jam, 25 km/jam, dan 30 km/jam. Parameter yang dianalisis meliputi perlambatan pengereman, jarak pengereman, dan waktu pengereman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengereman menghasilkan perlambatan rata-rata sebesar 8,89 m/s², 8,61 m/s², dan 8,85 m/s² pada masing-masing kecepatan. Jarak pengereman meningkat dari 170 cm menjadi 390 cm seiring peningkatan kecepatan, sedangkan waktu pengereman meningkat dari 1,47 s menjadi 3,50 s. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem pengereman mampu melampaui standar minimum KMHE (≥6 m/s²), sehingga memiliki performa yang baik dan aman digunakan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem pengereman kendaraan hemat energi dengan performa optimal dan efisiensi tinggi. This study aims to design and analyze a hydraulic braking system on an energy-efficient vehicle (KMHE) prototype to improve braking performance and vehicle safety. The research method used an experimental approach with initial speed variations of 20 km/h, 25 km/h, and 30 km/h. Parameters analyzed included braking deceleration, braking distance, and braking time. The results showed that the braking system produced average decelerations of 8.89 m/s², 8.61 m/s², and 8.85 m/s² at each speed. The braking distance increased from 170 cm to 390 cm with increasing speed, while the braking time increased from 1.47 s to 3.50 s. These results indicate that the braking system is capable of exceeding the minimum KMHE standard (≥6 m/s²), thus performing well and being safe to use. This research contributes to the development of an energy-efficient vehicle braking system with optimal performance and high efficiency.
Copyrights © 2026