Kekerasan komunikasi verbal dalam keluarga sering kali tidak disadari, namun memiliki dampak yang signifikan terhadap perkemangan perilaku anak. Penlitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk memahami pengalaman anak yang mengalami Tindakan kekerasan komunikasi verbal dalam bentuk emosional dari anggota keluarganya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan empat informan yang memiliki latar belakang berbeda dan pernah mengalami bentuk kekerasan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekerasan verbal seperti hinaan, bentakan, dan pelabelan negative berdampak pada munculnya perilaku agresif, sikap tertutup, ketidakpercayaan terhadap orang lain, serta kesulitan dalam membangun hubungan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dibutuhkan edukasi mengenai pola komunikasi yang sehat dalam keluarga, penerapan pola asuh yang positif, serta dukungan menyeluruh guna mendorong perkembangan perilaku anak yang sehat.
Copyrights © 2025