Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kontrol diri (self-control) dan Fear of Missing Out (FoMO) pada pemain game Honkai-Star Rail, khususnya dalam konteks sistem gacha. Mekanisme gacha dengan hadiah acak dan item terbatas waktu dapat memicu FoMO, yang kemudian menguji kemampuan kontrol diri pemain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Partisipan berjumlah 138 responden yang merupakan pemain Honkai-Star Rail minimal selama 6 bulan, berusia 18-45 tahun, dan berdomisili di Jabodetabek. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data dikumpulkan secara daring menggunakan kuesioner Brief Self-control Scale (BSCS) dan Fear of Missing Out Scale. Analisis data menggunakan Uji Korelasi Spearman karena variabel FoMO tidak berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara kontrol diri dan FoMO, dengan koefisien korelasi r=-.433 dan nilai signifikansi p=.00. Hasil ini mendukung hipotesis yang berarti semakin tinggi tingkat kontrol diri pemain, semakin rendah tingkat FoMO yang mereka alami. Analisis data tambahan juga menemukan bahwa hubungan ini tidak dipengaruhi secara signifikan oleh faktor demografi seperti usia, jenis kelamin, domisili, maupun lama bermain. Penelitian ini mengkonfirmasi peran kontrol diri sebagai faktor pelindung penting terhadap kecemasan FoMO dalam sistem gacha.
Copyrights © 2026