Dalam sistem mekanis, bantalan luncur sering mengalami gesekan yang terus-menerus, yang pada akhirnya menyebabkan peningkatan suhu dan hilangnya energi. Salah satu upaya untuk mengurangi dampak tersebut adalah dengan memilih material bantalan yang tepat dan menggunakan pelumas yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana variasi beban poros dan jenis material bantalan memengaruhi kenaikan temperatur dan energi yang hilang, dengan menggunakan pelumas berbasis minyak nabati. Tiga jenis material diuji, yaitu kuningan, besi cor, dan bronze, masing-masing diuji pada beban 5 kg, 10 kg, dan 15 kg. Pengujian dilakukan secara eksperimental dengan mencatat perubahan suhu dan menghitung energi gesek yang terjadi. Hasilnya menunjukkan bahwa semakin besar beban poros, semakin tinggi pula kenaikan suhu dan energi yang hilang. Di antara ketiga material, bronze terbukti paling stabil dalam menghadapi perubahan suhu, sementara besi cor mengalami peningkatan temperatur paling tinggi. Pelumas nabati mampu memberikan performa pelumasan yang cukup baik, terutama saat dipadukan dengan material yang memiliki konduktivitas panas tinggi. Hasil ini menunjukkan pentingnya pemilihan kombinasi material dan pelumas yang tepat untuk menjaga efisiensi sistem serta mendukung penerapan teknologi yang lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2026