Kajian ini bertujuan untuk menganalisis relasi ekologis antara manusia dan alam melalui pemanfaatan limbah kulit jeruk nipis dan daun kemangi sebagai bahan lilin aromaterapi alami. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif-deskriptif, yang melibatkan pengolahan limbah organik menjadi produk aromaterapi serta pengamatan terhadap karakteristik fisik, aroma, dan manfaat yang dihasilkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa limbah kulit jeruk nipis dan daun kemangi masih mengandung senyawa bioaktif, terutama minyak atsiri dan flavonoid, yang berpotensi memberikan efek relaksasi, kesegaran, dan kenyamanan psikologis. Selain itu, pemanfaatan limbah tersebut terbukti ramah lingkungan dan mampu mengurangi volume sampah organik rumah tangga. Kajian ini juga menegaskan bahwa praktik sederhana berbasis sumber daya lokal dapat menjadi sarana edukatif untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan dan etika ekologis. Implikasi penelitian ini mencakup penguatan kesadaran ekologis, pengembangan produk kesehatan alternatif berbasis alam, serta peluang pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, pemanfaatan limbah organik tidak hanya berkontribusi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup manusia secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026