Industri Mikro dan Kecil (IMK) memiliki peran strategis sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi lokal dan penciptaan lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi IMK di Provinsi Kalimantan Barat serta merumuskan strategi penguatan berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan literatur ilmiah (BPS, 2024; Tambunan, 2019). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan menjadi sektor dominan dengan berbagai kendala seperti keterbatasan modal, rendahnya kualitas sumber daya manusia, serta minimnya adopsi teknologi. Strategi penguatan yang diusulkan meliputi peningkatan kapasitas SDM, digitalisasi usaha, akses pembiayaan, dan kolaborasi stakeholder. Sinergi antar pihak menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem IMK yang kompetitif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026