Pandemi COVID-19 menciptakan ketidakpastian keuangan yang parah bagi semua sektor di Indonesia, termasuk sektor industri media dan hiburan. Namun, bukti empiris tentang penyesuaian keuangan jangka panjangnya masih terbatas. Studi ini menganalisis kinerja keuangan dan kepemilikan kas perusahaan media dan hiburan Indonesia selama 2014–2024, dengan fokus pada tren dan dampak pandemi menggunakan variabel profitabilitas dan likuiditas seperti kepemilikan kas, pendapatan, laba operasi, dan pengembalian aset. Melalui analisis tren deskriptif dan uji Wilcoxon menggunakan R Studio, kami menemukan dinamika signifikan dalam likuiditas, aset, pendapatan, dan laba operasi selama dekade tersebut. Secara empiris, kami menemukan bahwa rata-rata kepemilikan kas meningkat setelah COVID-19, yang mencerminkan strategi mitigasi risiko pencegahan terhadap ketidakpastian pasca-pandemi. Studi ini memberikan wawasan penting bagi manajer keuangan dan pembuat kebijakan dalam memahami pola kinerja keuangan dan manajemen likuiditas di sektor media dan hiburan, terutama dalam menghadapi krisis.
Copyrights © 2026