Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk konflik batin serta proses penerimaan diri yang dialami tokoh utama dalam novel Si Anak Spesial karya Tere Liye dengan menggunakan teori perkembangan psikososial Erik Erikson, khususnya pada tahap identity vs role confusion. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi melalui kegiatan membaca, mencatat, dan mengklasifikasikan data berupa kutipan narasi dan dialog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama mengalami konflik batin berupa perasaan berbeda, keraguan diri, dan tekanan lingkungan akibat pelabelan “spesial”. Konflik tersebut berkembang melalui interaksi sosial yang memengaruhi pembentukan identitas diri tokoh. Proses penerimaan diri terjadi melalui dukungan keluarga yang membantu tokoh memahami dan menerima dirinya. Dengan demikian, tokoh berhasil melewati krisis identitas dan mencapai penerimaan diri sesuai dengan teori Erikson.
Copyrights © 2026