Penelitian di latarbelakangi adanya fenomena unik di Jorong Purwajaya dimana terdapat perkumpulan tokoh masyarakat yang terhimpun dalam pini sepuh yang terdiri dari perwakilan masing-masing tokoh dari agama yang ada di purwajaya yaitu Islam Khatolik dan Protestan serta perwakilan dari tokoh adat dari masing-masing etnis yang ada di purwajaya yaitu Jawa, Minangkabau, dan Batak. Metode penelitian mengunakan pendekatan kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi lapangan. Lokasi penelitian ini di Jorong Purwajaya, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Hasil penelitian ini bahwa pini sepuh memilki peran vital dalam menjaga solidaritas umat beragama di Jorong Purwajaya, karena pini sepuh adalah orang yang dihormati dan didengar di tengah masyaarakat sehingga aturan dan kebijkan yang dibuat dapat berjalan dengan baik di tengah masyarakat. meskipun aga tiga agama yaitu: Islam, Khatolik dan Propestan dan tiga etnis yaitu Jawa, Minangkabau dan Batak tetapi masyarakat Purwajaya memilki rasa saling memiliki yang tinggi antar sesama.
Copyrights © 2026