Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan senyawa flavonoid dalam ekstrak etanol daun sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees) menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% selama 3 hari. Skrining fitokimia flavonoid dilakukan menggunakan uji Shinoda yang menunjukkan hasil positif dengan terbentuknya warna jingga. Analisis KLT dilakukan menggunakan fase diam silika gel GF254 dengan variasi fase gerak non-polar dan semi-polar, serta pengamatan pada panjang gelombang UV 254 nm dan 365 nm. Hasil menunjukkan bahwa pada fase gerak non-polar diperoleh nilai Rf rendah (<0,2), sedangkan pada fase gerak semi-polar diperoleh nilai Rf sebesar 0,64 dengan visualisasi bercak fluoresen kuning kehijauan yang lebih jelas. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pelarut semi-polar lebih efektif dalam memisahkan senyawa flavonoid dibandingkan sistem non-polar. Dengan demikian, metode KLT dapat digunakan sebagai metode skrining awal yang sederhana, cepat, dan ekonomis dalam identifikasi flavonoid pada ekstrak daun sambiloto serta sebagai dasar untuk analisis lanjutan.
Copyrights © 2026