Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kejadian risiko dan agen risiko pada rantai pasok bakery skala menengah serta menetapkan prioritas strategi mitigasi yang paling efektif dan feasible. Studi kasus tunggal menggunakan kerangka Supply Chain Operations Reference (SCOR) untuk pemetaan proses rantai pasok dan metode House of Risk (HOR) Fase 1 dan Fase 2 untuk identifikasi serta pemrioritasan risiko secara proaktif. Prosedur inter-rater reliability (IRR) diterapkan melalui Cohen's Kappa (κ) dengan dua rater independen menilai severity kejadian risiko dan occurrence agen risiko untuk menjamin objektivitas penilaian. Hasil penelitian menunjukkan 18 kejadian risiko dan 18 agen risiko teridentifikasi pada seluruh proses rantai pasok. Nilai κ rata-rata sebesar 0,871 (Almost Perfect) mengkonfirmasi validitas penilaian. Berdasarkan analisis Pareto, 10 agen risiko prioritas menyumbang 80% dari total Aggregate Risk Potential (ARP), dengan ARP tertinggi pada A13 (kurangnya ketelitian pekerja, ARP = 2.023). HOR Fase 2 menghasilkan 10 strategi mitigasi dengan pembentukan divisi Quality Control sebagai prioritas tertinggi (ETD = 6.069). Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi SCOR, HOR, dan validasi IRR berbasis Cohen's Kappa menghasilkan kerangka manajemen risiko rantai pasok proaktif yang lebih valid dan operasional bagi UMKM bakery, sekaligus mengisi celah metodologis pada studi HOR sebelumnya.
Copyrights © 2026