Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya tingkat kemampuan menembak di kalangan pemain sepak bola tingkat universitas, yang dipengaruhi oleh penggunaan metode pelatihan konvensional yang tidak cukup mengintegrasikan aspek fisik dan teknik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode latihan sirkuit terhadap peningkatan kemampuan menembak di kalangan pemain Unit Aktivitas Mahasiswa Sepak Bola di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain Pretest–Posttest Kelompok Kontrol Non-Ekuivalen. Sampel terdiri dari 30 pemain yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan menembak. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor rata-rata dari 8,27 menjadi 17,73, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 7,07 menjadi 12,47. Pengujian statistik menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05, yang berarti bahwa metode latihan sirkuit memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan menembak. Oleh karena itu, metode latihan sirkuit lebih efektif daripada latihan konvensional dalam meningkatkan kemampuan menembak pemain sepak bola .
Copyrights © 2026