INSANTA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Vol. 4 No. 2 (2026): INSANTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Pengelolaan Sampah Berbasis Bank Sampah Dengan Pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) di Desa Karangpule Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga

Nur Anwar Muqhits (Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia)
Diantikasari Agrianingsih (Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia)
Zahrotul Karimah (Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia)
Luluul Hudzaifah (Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia)
Mizania Rahma Adilla (Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia)
Atik Sulistiawati (Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia)
Eli Rahmawati (Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia)
Muhammad Bagas Adi Nugroho (Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia)
Erina Khotimatun Nisa (Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia)
Irma Dwi Tantri (Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Apr 2026

Abstract

Permasalahan sampah merupakan isu lingkungan yang berdampak hingga tingkat pedesaan. Di Desa Karangpule, sampah rumah tangga menjadi sumber utama yang memerlukan pengelolaan efektif dan berkelanjutan. Desa telah menerapkan sistem bank sampah dengan iuran Rp20.000 per bulan dan pengambilan dua kali seminggu sebagai bentuk kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala. Sampah yang dikumpulkan sebagian besar hanya dipindahkan ke lahan kosong tanpa proses pemilahan dan pengolahan optimal. Pola ini masih bersifat linear yang dimulaiĀ  dari proses kumpulkan, angkut, buang sehingga belum mencerminkan prinsip pengelolaan sirkular. Mahasiswa KKN Kelompok 23 melakukan pendampingan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang menekankan penguatan aset lokal. Budaya gotong royong, peran aktif PKK, dan dukungan pemerintah desa menjadi modal utama. Program difokuskan pada edukasi pemilahan sampah sejak rumah tangga. Sampah organik diarahkan untuk diolah menjadi produk seperti lilin dan pengharum ruangan, sedangkan sampah nonorganik dipilah agar bernilai jual atau diolah menjadi kerajinan. Integrasi bank sampah dan pendekatan ABCD diharapkan mampu membangun sistem pengelolaan berbasis komunitas yang lebih partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ins

Publisher

Subject

Arts Humanities Environmental Science Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Nursing Physics

Description

INSANTA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global diterbitkan oleh LPP- Arrosyidin dengan Nomor E ISSN 2988-7135. Jurnal ini diterbitkan dengan tujuan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait pengembangan dan penerapan IPTEKS hasil-hasil penelitian, yang mencakup konsep, ...