Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tidak langsung aktivitas pertambangan nikel dengan produktivitas tanaman kelapa dan kesejahteraan petani di Kota Tidore Kepulauan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif sebelum dan sesudah beroperasinya pertambangan nikel. Data dikumpulkan melalui survei terstruktur terhadap 284 petani kelapa di Kecamatan Oba. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji Wilcoxon Signed Rank, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata produktivitas tanaman kelapa menurun dari 3,886 menjadi 3,484, sedangkan rerata kesejahteraan petani menurun dari 3,228 menjadi 2,713 setelah berkembangnya aktivitas pertambangan nikel. Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa perbedaan tersebut signifikan secara statistik (p < 0,01). Hasil regresi menunjukkan bahwa interaksi dan kerjasama petani berhubungan positif dengan produktivitas dan kesejahteraan petani. Temuan ini menunjukkan pentingnya kebijakan pembangunan daerah yang tetap melindungi keberlanjutan sektor pertanian di tengah ekspansi industri pertambangan. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena ukuran kondisi sebelum pertambangan didasarkan pada data survei komparatif yang bergantung pada ingatan dan persepsi responden.
Copyrights © 2026