Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang memerlukan pengobatan jangka panjang serta kepatuhan tinggi untuk mencapai kesembuhan. Ketidakpatuhan minum obat masih menjadi masalah utama yang dapat menyebabkan kegagalan pengobatan dan resistensi obat. Dukungan keluarga dan motivasi sembuh berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan motivasi sembuh dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Tenjolaya Kabupaten Bogor tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional dengan 83 responden tuberkulosis paru yang sedang menjalani pengobatan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga, motivasi sembuh, dan kepatuhan minum obat (Morisky Medication Adherence Scale). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 42 responden (51%) mendapatkan dukungan keluarga baik dan 43 responden (52%) mempunyai motivasi sembuh baik. Hasil uji statistik Chi-Square (p-value = 0,000 dan 0,012; p < 0,05) dan nilai Odds Ratio sebesar 390,000 dan 3,467 menunjukkan bahwa adanya hubungan antara dukungan keluarga dan motivasi sembuh dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberculosis paru. Dukungan keluarga dapat diberikan untuk meningkatkan Tingkat motivasi sembuh sehingga responden akan patuh dalam pengobatan sampai mencapai kesembuhan total.
Copyrights © 2026