Penggunaaan jimat yang sering memiliki unsur magis telah banyak digunakan oleh orang-orang sejak dahulu. Salah satu bagiannya menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an sebagai jimat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana orang-orang di Desa Sungai Ayak Satu menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an sebagai jimat dan mengetahui alasan di balik penggunaan mereka. Studi ini mengumpulkan data dari pengguna jimat di Desa Sungai Ayak Satu melalui metode sampling snowball dengan pendekatan kualitatif. Dalam memahami perspektif pengguna jimat, metodologi etnografi emik digunakan. Studi menunjukkan bahwa ayat-ayat Al-Qur'an seperti Ayat Kursi, Surah Yasin, dan Surah Al-Fatihah digunakan dalam berbagai bentuk jimat untuk melindungi diri dari gangguan jin, meningkatkan kekuatan, melindungi rumah, dan menyembuhkan. Praktik ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kekuatan magis ayat-ayat Al-Qur'an yang diberikan oleh Allah. Masyarakat Desa Sungai Ayak Satu menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an sebagai jimat sebagai simbol hubungan antara manusia dan Tuhan dan mereka percaya bahwa ayat-ayat tersebut memiliki kekuatan dan keberkahan. Penelitian ini meningkatkan pemahaman kita tentang nilai-nilai keagamaan dan tradisi budaya yang mendasari cara orang menggunakan jimat.
Copyrights © 2026