Korupsi merupakan permasalahan multidimensional yang masih menjadi tantangan utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Praktik ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga melemahkan sistem hukum, merusak moral, dan menurunkan kepercayaan publik. Oleh karena itu, upaya pemberantasan korupsi perlu dilakukan tidak hanya secara represif, tetapi juga preventif melalui penguatan integritas. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran integritas sebagai nilai fundamental dalam mencegah korupsi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dari berbagai sumber ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas berperan penting dalam membentuk karakter jujur, bertanggung jawab, dan beretika. Penanaman nilai integritas sejak dini, dukungan lingkungan keluarga, masyarakat, serta budaya organisasi menjadi faktor kunci. Selain itu, transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan efektif memperkuat pencegahan korupsi. Kolaborasi berbagai pihak juga diperlukan untuk membangun budaya antikorupsi yang berkelanjutan..
Copyrights © 2026