Minat beli merupakan perilaku yang timbul sebagai respon terhadap objek yang menunjukkan harapan konsumen untuk melakukan pembelian. Adanya perubahan gaya hidup terhadap kendaraan bermotor roda dua menyebabkan meningkatnya minat beli scooter matic di Indonesia. Vespa Piaggio matic merupakan salah satu trend center scooter matic di Indonesia meskipun harga jual yang dibanderol cukup tinggi. Tujuan penelitian ini untuk menguji dan menganalisis pengaruh persepsi harga dan gaya hidup terhadap minat beli konsumen Vespa Piaggio Matic di Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian analisis deskriptif dengan menggunakan kuesioner dengan hasil uji validitas <0.05. Diperoleh 82 responden dari komunitas Modern Vespa Malang. Analisis data secara deskriptif dan analitik dilakukan menggunakan uji Spearman dan regresi linier berganda. Nilai signifikansi dari hasil analisis variable persepsi harga adalah 0.000 (p<0.05) dan gaya hidup 0.000 (p<0.05) terhadap minat beli. Model prediksi nilai yang diperoleh adalah Y=-0,048 + 0,856 (persepsi harga) + 0,184 (gaya hidup). Koefisien determinasi pada penelitian ini yaitu 0,959 atau 95,9%. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh persepsi harga dan gaya hidup terhadap minat beli yaitu sebesar 95,9% sedangkan sisanya 4,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara persepsi harga dan gaya hidup terhadap minat beli konsumen Vespa Piaggio Matic di Kota Malang. Oleh karena itu, disarankan melakukan studi mendalam untuk memahami bagaimana konsumen di Kota Malang mempersepsikan harga Vespa matic. Mencakup peĀngumpulan data tentang harga yang dianggap wajar oleh konsumen, perbandingan harga dengan pesaing, dan kesesuaian harga dengan kualitas dan manfaat.
Copyrights © 2026