Website akademik memerlukan pengalaman pengguna yang optimal agar dapat mendukung aktivitas civitas akademika secara efektif. Penelitian ini mengembangkan sebuah model untuk mengevaluasi aspek User Experience (UX) dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dan pendekatan Cognitive Walkthrough. Proses penelitian mencakup empat fase: identifikasi kebutuhan evaluasi, perancangan arsitektur model, uji coba pada website akademik, serta validasi dengan membandingkan hasil terhadap evaluasi konvensional. Kecerdasan buatan difungsikan untuk menganalisis keberhasilan penyelesaian tugas, mengenali titik-titik kebingungan pengguna, serta memetakan kesalahan dalam alur navigasi. Temuan menunjukkan bahwa model ini berhasil mengungkap 87% permasalahan yang juga ditemukan melalui evaluasi manual, dengan durasi pengerjaan yang lebih singkat hingga 65%. Tiga permasalahan dominan yang teridentifikasi meliputi: label menu yang ambigu, ketidakseragaman tampilan antarhalaman, dan kerumitan langkah penyelesaian tugas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggabungan kecerdasan buatan dengan Cognitive Walkthrough menghasilkan pendekatan evaluasi UX yang efektif dan efisien untuk diterapkan pada website akademik.
Copyrights © 2026