Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengetahuan kewirausahaan, kreativitas berwirausaha, dan inovasi berwirausaha terhadap keberhasilan usaha kecantikan di Jakarta. Penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling untuk pemilihan sampel, dengan purposive sampling sebagai metode pengambilan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan Google Form dengan jumlah sebanyak 100 pelaku usaha di sektor kecantikan, diantaranya: salon kecantikan, layanan spa, klinik kecantikan, dan entrepreneur skincare yang berlokasi di Jakarta. Teknik analisis data menggunakan regresi stuktural dengan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan: pengetahuan kewirausahaan berpengaruh positif namun belum signifikan terhadap keberhasilan usaha kecantikan. Sebaliknya kreativitas berwirausaha dan inovasi berwirausaha memiliki pengaruh positif dan signifikan pada tingkat 5% terhadap keberhasilan usaha kecantikan di Jakarta. Oleh sebab itu, penelitian ini mendorong pelaku usaha kecantikan untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam berwirausaha, karena kedua faktor tersebut terbukti memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap keberhasilan usaha kecantikan. Dengan meningkatkan keduanya, pelaku usaha mampu mendorong pertumbuhan bisnis untuk mencapai kesuksesan yang berkelanjutan dalam menghadapi persaingan di industri kecantikan. Sejalan dengan teori Resource-Based View, kreativitas dan inovasi merupakan intangible resources yang dimiliki pelaku usaha dalam menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan dalam meningkatkan keberhasilan usaha. This study aims to examine the influence of entrepreneurial knowledge, entrepreneurial creativity, and entrepreneurial innovation on the success of beauty businesses in Jakarta. This study uses a non-probability sampling technique for sample selection, with purposive sampling as the sampling method. Data were collected through an online questionnaire using Google Form with a total of 100 business actors in the beauty sector, including: beauty salons, spa services, beauty clinics, and skincare entrepreneurs located in Jakarta. The data analysis technique used structural regression with SmartPLS software. The results of the study showed: entrepreneurial knowledge has a positive but not significant effect on the success of beauty businesses. On the other hand, entrepreneurial creativity and entrepreneurial innovation have a positive and significant effect at the 5% level on the success of beauty businesses in Jakarta. Therefore, this study encourages beauty business actors to continue to improve creativity and innovation in entrepreneurship, because both factors have been shown to have a very strong influence on the success of beauty businesses. By improving both, business actors are able to encourage business growth to achieve sustainable success in facing competition in the beauty industry. In line with the Resource-Based View theory, creativity and innovation are intangible resources owned by business actors in creating sustainable competitive advantages in increasing business success.
Copyrights © 2026