Penelitian ini bermaksud menganalisis pengaruh Profitabilitas (ROA), Leverage (DAR), Capital Intensity (CIR), dan Inventory Intensity (INV) terhadap Tax Avoidance (ETR) mencakup 22 perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Menggunakan cara purposive sampling dan analisis regresi linier berganda melalui program SPSS25, data sekunder yang berasal dari laporan keuangan tahunan diuji untuk melihat pengaruh variabel secara parsial dan juga simultan. Penelitian ini menandakan bahwa secara parsial, Profitabilitas dan Leverage berdampak terhadap Tax Avoidance, sedangkan Capital Intensity dan Inventory Intensity tidak memberikan pengaruh. Namun, secara simultan, seluruh variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap praktik tax avoidance pada perusahaan sampel.
Copyrights © 2026