Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen laba dipengaruhi oleh persistensi laba, arus kas bebas, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan. Objek penelitian ialah perusahaan sektor teknologi yang terdapat di BEI dalam kurun waktu 2020 sampai 2024. Metode kuantitatif dimanfaatkan dengan data sekunder. Dengan metode purposive sampling, 6 perusahaan dipilih sebagai sampel penelitian. Terdapat total 30 sampel data yang dianalisis selama periode pengamatan 5 tahun. Dilakukan beberapa pengujian, seperti tes deskriptif, tes asumsi klasik, koefisien determinasi, analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis digunakan untuk menganalisis data menggunakan SPSS versi 25. Temuan uji parsial mengindikasikan persistensi laba dan ukuran perusahaan tidak memengaruhi manajemen laba secara signifikan terdapat nilai signifikansi masing-masing 0,851 dan 0,555 yang berada di atas 0,05. Sementara itu, arus kas bebas dan pertumbuhan penjualan terdapat pengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba terdapat nilai signifikansi masing-masing 0,002 dan 0,022 yang berada di bawah 0,05. Secara simultan, persistensi laba, arus kas bebas, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan memberikan pengaruh signifikan terhadap manajemen laba, nilai signifikansi 0,001 < 0,05.
Copyrights © 2026