Temuan ini ditunjukkan untuk menganalisis dampak norma subjektif, pengertian terhadap pajak, Peranan kualitas pelayanan serta sanksi perpajakan dalam membentuk tingkat ketaatan fiskal individu wajib pajak. Kepatuhan wajib pajak memegang peran penting dalam peningkatan penerimaan negara, namun berdampak kepada macam macam dari internal maupun eksternal. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan sasaran temuan ini yakni mahasiswa serta lulusan Fakultas Bisnis Universitas Buddhi Dharma dengan NPWP aktif, mengaplikasikan teknik purposive sampling dengan melibatkan sebanyak 100 partisipan sebagai responden. Data diakumulasikan melalui kuesioner online serta dikaji menggunakan regresi linear berganda memakai SPSS versi 25, Hasil temuan dikaji menggunakan dukungan validitas, reliabilitas, pemeriksaan asumsi klasik, serta evaluasi model melalui uji-t, uji-F, dan R². untuk memastikan keandalan dan kekuatan model. Nilai temuan menunjukkan secara parsial norma subjektif tidak memiliki pengaruh secara statistik pada kepatuhan wajib pajak, sementara pemahaman pajak, kualitas layanan perpajakan, serta sanksi perpajakan berdampak pada statistik, dengan sanksi perpajakan sebagai faktor paling dominan. Secara keseluruhan, mencangkup variabel independen berdampak secara statistik pada kepatuhan wajib pajak, dengan model mampu menjelaskan 61,7% variasi kepatuhan, Sisa variasi yang ada diperlihatkan oleh hal lain yang tidak dianalisis dalam temuan ini.
Copyrights © 2026