Sektor makanan dan minuman memiliki peranan strategis dalam perekonomian nasional karena produk yang dihasilkan termasuk kebutuhan pokok masyarakat. Meningkatnya kebutuhan terhadap makanan dan minuman menjadikan sektor ini memiliki daya tarik tersendiri bagi investor. Namun, persaingan di sektor ini juga sangat ketat. Sehingga perusahaan perlu memiliki kinerja keuangan yang solid untuk dapat bertahan dan tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengaruh independen yaitu Earning Per Share, Net Profit Margin, Debt to Equity Ratio, dan Total Asset Turnover terhadap variabel dependen yaitu Profitabilitas pada Perusahaan Subsektor makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2023. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 95 perusahaan dan metode yang dipakai dalam pemilihan sampel merupakan purposive sampling berjumlah 10 perusahaan dengan menggunakan pengolahan data SPSS versi 25. Berdasarkan dari hasil uji koefisien determinasi (R²) nilai “Adjusted R Square” (R²) sebesar 0.942. Uji secara parsial terdapat pengaruh Earning Per Share terhadap profitabilitas memperoleh nilai sebesar 2.747 > 2.03011 dari dan nilai signifikannya sig. 0.009 < 0.05., terdapat pengaruh Net Profit Margin terhadap profitabilitas memperoleh nilai sebesar 17.212 > 2.03011 dari dan nilai signifikannya sig. 0.000 < 0.05., terdapat pengaruh Debt to Equity Ratio terhadap profitabilitas memperoleh nilai sebesar 2.650 > 2.03011 dari dan nilai signifikannya sig. 0.012 < 0.05., terdapat pengaruh Total Asset Turnover terhadap profitabilitas memperoleh nilai sebesar 7.795 > 2.03011 dari dan nilai signifikannya sig. 0.000 < 0.05. Berdasarkan hasil uji simultan terdapat pengaruh Earning Per Share, Net Profit Margin, Debt To Equity Ratio, dan Total Asset Turnover terhadap profitabilitas. Hal ini ditunjukan dari hasil tingkat signifikan sebesar 0.000 < 0.05 dan nilai 158.860 > 2.641 dari .
Copyrights © 2026