Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kinerja dan keberhasilan suatu organisasi. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai aspek, seperti kepemimpinan yang mampu mendorong kinerja seorang karyawan. Imbalan berupa upah perlu diberikan untuk memperkuat kepuasan karyawan tersebut dalam bekerja sebagai bentuk balas jasa atau kontribusi, waktu, dan tenaga yang telah mereka berikan. Terkadang organisasi juga perlu memperhatikan beban kerja yang diberikan untuk kenyamanan karyawan, karena mempengaruhi kepuasan yang diterima karyawan. Lingkungan kerja berkaitan secara langsung dengan kepuasan atau ketidakpuasan seorang karyawan terhadap lingkungan kerja yang dapat menimbulkan rasa keinginan mencari tempat kerja yang lain. Studi ini bertujuan mengetahui pengaruh variabel bebasĀ terhadap variabel terikat menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, didukung oleh observasi dan wawancara, kemudian data diolah menggunakan SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,936 dengan koefisien determinasi 0,876, yang berarti variabel bebas memberikan kontribusi sebesar 87,6% terhadap kepuasan kerja. Secara mandiri, kepemimpinan, kompensasi, dan lingkungan kerja memiliki pengaruh signifikan, sedangkan beban kerja tidak berpengaruh signifikan. Pengujian secara bersama-sama menghasilkan nilai F sebesar 91,464 dengan signifikansi di bawah 0,05, sehingga model studi bisa digunakan.
Copyrights © 2026