Perkembangan industri makanan dan minuman menuntut perusahaan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan aset dan modal kerja guna mencapai profitabilitas yang optimal. Namun, masih terdapat ketidakkonsistenan hasil penelitian terkait pengaruh perputaran kas, perputaran piutang, perputaran persediaan, dan perputaran total aset terhadap profitabilitas. Analisis ini mengeksplorasi dampak efisiensi pengelolaan kas, piutang usaha, stok barang, serta utilitasi aset keseluruhan terhadap tingkat pengembalian aset (ROA) pada emiten makanan-minuman di BEI tahun 2021-2024. Mengadopsi pendekatan ekonometrika dengan regresi berganda, studi ini mengolah panel data dari 12 perusahaan (48 observasi tahunan). Temuan utama: pengelolaan kas (t = 2,546; p = 0,015) dan rotasi aset (t = 80,389; p = 0,000) secara signifikan mendongkrak ROA, sementara, rotasi piutang (p = 0,719) dan inventori (p = 0,252) tidak material. Secara kolektif, variabel tersebut menjelaskan 99,5% variasi ROA (F = 2196,571; p = 0,000).
Copyrights © 2026