Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work family conflict dan stres kerja terhadap kepuasan kerja pegawai wanita pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karangasem. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kepuasan kerja sebagai faktor yang memengaruhi kinerja pegawai, terutama dalam menghadapi tuntutan pekerjaan yang tinggi, tekanan pelayanan publik, serta peran ganda sebagai pekerja dan anggota keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada pegawai wanita. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work family conflict berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, yang berarti semakin tinggi konflik antara peran pekerjaan dan keluarga, maka semakin rendah tingkat kepuasan kerja pegawai. Selain itu, stres kerja juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, di mana meningkatnya tekanan kerja dapat menurunkan tingkat kenyamanan dan kepuasan pegawai dalam bekerja. Secara simultan, work family conflict dan stres kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai wanita. Temuan ini mengindikasikan bahwa instansi perlu memperhatikan keseimbangan kehidupan kerja dan pengelolaan stres pegawai guna meningkatkan kepuasan kerja. Upaya yang dapat dilakukan antara lain melalui pengaturan beban kerja, peningkatan dukungan organisasi, serta penciptaan lingkungan kerja yang kondusif. Dengan demikian, peningkatan kepuasan kerja diharapkan dapat mendukung kinerja pegawai dan kualitas pelayanan publik.
Copyrights © 2026