Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis perusahaan konstruksi dalam pembangunan infrastruktur yang tidak hanya memberikan kontribusi ekonomi, tetapi juga menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang signifikan. Oleh karena itu, perusahaan dituntut untuk memperhatikan tanggung jawab sosial serta transparansi dalam pengelolaan keuangan guna menjaga reputasi di mata publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap reputasi perusahaan, menganalisis pengaruh transparansi akuntansi terhadap reputasi perusahaan, serta menguji peran transparansi akuntansi sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara pengungkapan CSR dan reputasi perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain associative research. Lokasi penelitian dilakukan pada perusahaan konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling, dengan mempertimbangkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Data yang digunakan dianalisis untuk menguji hubungan antar variabel serta kekuatan pengaruh yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan CSR berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap reputasi perusahaan. Transparansi akuntansi juga berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap reputasi perusahaan. Selain itu, pengungkapan CSR menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap reputasi perusahaan ketika dimoderasi oleh transparansi akuntansi. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun CSR dan transparansi akuntansi penting secara teoritis, dalam praktiknya keduanya belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan reputasi perusahaan konstruksi.
Copyrights © 2026