Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan Advanced Encryption Standard (AES), manajemen kunci, dan kontrol akses terhadap keamanan data pada sistem informasi berbasis cloud pada konteks perguruan tinggi. Selain analisis kuantitatif, penelitian ini diperkuat dengan sintesis state of the art terhadap 30 artikel jurnal internasional periode 2021-2025 untuk memetakan kecenderungan riset, celah penelitian, dan dasar konseptual model. Pendekatan utama penelitian adalah kuantitatif eksplanatori dengan desain survei potong lintang. Data diperoleh dari 214 responden yang terdiri atas staf teknologi informasi, administrator sistem, pengelola data, dan personel keamanan informasi pada organisasi yang telah menerapkan sistem berbasis cloud. Instrumen menggunakan skala Likert 5 poin dan dianalisis dengan statistik deskriptif, korelasi Pearson, diagnostik multikolinearitas, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AES (beta = 0,301; p < 0,001), manajemen kunci (beta = 0,246; p < 0,001), dan kontrol akses (beta = 0,389; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keamanan data. Model penelitian juga signifikan secara simultan, F(3,210) = 115,864; p < 0,001, dengan Adjusted R2 sebesar 0,618. Sintesis literatur menunjukkan bahwa studi cloud security mutakhir semakin menekankan integrasi antara kriptografi, key lifecycle governance, dan zero-trust access control. Temuan ini menegaskan bahwa keamanan data cloud tidak cukup bertumpu pada algoritma enkripsi yang kuat saja, melainkan harus diperkuat oleh tata kelola kunci dan pembatasan akses yang konsisten. Kontribusi penelitian terletak pada penyusunan model empiris yang menggabungkan tiga kontrol inti keamanan cloud sekaligus menghubungkannya dengan peta perkembangan literatur terkini.
Copyrights © 2026