Transformasi digital dalam industri perbankan syariah mendorong peningkatan penggunaan layanan berbasis aplikasi, termasuk Byond by BSI. Namun, tingkat pemakaian layanan digital masih dipengaruhi oleh faktor kepercayaan dan keamanan digital yang dirasakan oleh nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan dan keamanan digital terhadap pemakaian aplikasi Byond by BSI pada nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 97 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS, serta dilengkapi dengan uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pemakaian aplikasi Byond by BSI dengan nilai signifikansi sebesar 0,005. Sementara itu, keamanan digital juga berpengaruh positif dan signifikan dengan tingkat signifikansi < 0,001 serta memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan variabel kepercayaan. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pemakaian aplikasi dengan nilai F hitung sebesar 128,905. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,733 menunjukkan bahwa 73,3% variasi pemakaian aplikasi dapat dijelaskan oleh kepercayaan dan keamanan digital, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kepercayaan dan penguatan sistem keamanan digital menjadi faktor kunci dalam mendorong penggunaan layanan perbankan digital. Oleh karena itu, BSI perlu meningkatkan transparansi layanan, memperkuat sistem keamanan, serta memberikan edukasi kepada nasabah guna meningkatkan kepercayaan dan intensitas penggunaan aplikasi.
Copyrights © 2026