Permasalahan rendahnya kesadaran siswa dalam pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik yang sulit terurai, menjadi latar belakang utama kegiatan ini. Kondisi tersebut menunjukkan masih terbatasnya pemahaman siswa terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini . Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian siswa terhadap pengelolaan limbah melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) guna menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman di MTSS EX-PGA UNIVA Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif melalui ceramah interaktif, pemutaran video kerajinan dari bahan bekas, serta diskusi dan tanya jawab yang mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini melibatkan 20 siswa dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung untuk mengetahui tingkat pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme siswa terhadap pengelolaan sampah. Siswa mulai mampu mengidentifikasi jenis-jenis sampah serta memahami konsep pemanfaatan kembali limbah anorganik menjadi produk bernilai guna melalui proses daur ulang . Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kreativitas siswa dalam mengolah sampah menjadi kerajinan sederhana yang bermanfaat. Partisipasi aktif siswa selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang digunakan efektif dalam meningkatkan daya tarik dan pemahaman materi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa edukasi berbasis 3R efektif dalam meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan perilaku peduli lingkungan siswa. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam pembentukan karakter serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026