Kepuasan kerja merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan sumber daya manusia karena berhubungan langsung dengan kenyamanan kerja, produktivitas, serta kualitas kinerja karyawan dalam organisasi. Tingginya tuntutan pekerjaan pada bagian teknik serta perbedaan tingkat motivasi kerja karyawan diduga memengaruhi tingkat kepuasan kerja di Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng. Kondisi tersebut mendorong perlunya penelitian untuk mengetahui sejauh mana beban kerja dan motivasi kerja memengaruhi kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan motivasi kerja, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kepuasan kerja karyawan bagian teknik Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Populasi penelitian terdiri atas seluruh karyawan bagian teknik yang berjumlah 73 orang, sehingga teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, yang berarti semakin tinggi beban kerja maka tingkat kepuasan kerja karyawan cenderung menurun. Sebaliknya, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sehingga peningkatan motivasi kerja dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Secara simultan, beban kerja dan motivasi kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan beban kerja yang seimbang serta peningkatan motivasi kerja guna menciptakan kepuasan kerja yang optimal bagi karyawan.
Copyrights © 2026