Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan informasi wisata yang diterapkan di Kabupaten Bulukumba, khususnya pada tiga destinasi wisata unggulan yaitu Pantai Bira, Tebing Apparallang, dan Kawasan Adat Ammatoa Kajang; merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Wisata Kabupaten Bulukumba berbasis website; serta mengetahui respon pengguna terhadap sistem yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan sistem Waterfall yang terdiri dari tahapan Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Implementation (Implementasi), Testing (Pengujian), dan Maintenance (Pemeliharaan).Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan informasi wisata yang berjalan saat ini masih belum terintegrasi dan sebagian masih dilakukan secara manual hingga semi-digital, sehingga pengelolaan data dan penyajian informasi belum optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan sistem informasi wisata berbasis website dengan pemodelan UML serta implementasi menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL. Sistem yang dibangun mampu mengintegrasikan data wisata, mempermudah proses pengelolaan, serta meningkatkan efisiensi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat dan wisatawan.Berdasarkan hasil pengujian, seluruh fungsi sistem berjalan dengan baik sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, hasil evaluasi respon pengguna menunjukkan tingkat kepuasan sebesar 91,07% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dinyatakan layak, efektif, dan dapat digunakan untuk mendukung pengelolaan serta penyebaran informasi wisata di Kabupaten Bulukumba secara lebih optimal.
Copyrights © 2026