Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana daya saing Gen-Z dalam lingkungan ekonomi pekerjaan dipengaruhi oleh peluang kerja, tantangan pasar, preferensi sosial, dan pengembangan keterampilan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan jenis penelitian yang dikenal sebagai eksplanatori. Data dikumpulkan melalui survei yang dilakukan terhadap seratus responden Gen-Z yang aktif terlibat dalam ekosistem ekonomi pekerjaan Kota Bandung. Untuk menilai pengaruh masing-masing variabel terhadap daya saing, data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi sosial, peluang kerja, dan pengembangan keterampilan Gen-Z berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing Gen-Z, sementara tantangan pasar berpengaruh negatif namun signifikan. Sementara itu, semua variabel independen terbukti memiliki dampak yang signifikan terhadap daya saing Gen-Z. Hasil penelitian ini mengkonfirmasi bahwa gig economy dapat menjadi sarana peningkatan daya saing generasi muda apabila didukung oleh kemampuan pengembangan keterampilan dan strategi adaptasi terhadap dinamika pasar kerja digital
Copyrights © 2026