Permasalahan dalam sebuah desa cenderung erat kaitannya dengan kualitas SDM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam upaya mengembangkan desa digital berbasis wisata kuliner, dengan studi kasus pada BUMDes Trosobo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara kepada pelaku usaha BUMDes dan staf desa terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan BUMDes Trosobo telah berhasil berkat dukungan pemerintah melalui berbagai program dan antusiasme pelaku usaha. BUMDes Trosobo mampu mempromosikan wisata kuliner desa melalui strategi online, partisipasi dalam pameran wisata, serta kerjasama dengan influencer dan media.
Copyrights © 2025