Dalam mencegah eksploitasi energi fosil secara berlebihan, maka energi terbarukan menjadi satu-satunya solusi dalam hal ini. Hidrogen merupakan salah satu pembawa energi terbarukan bila proses produksinya berasal dari sumber daya yang tidak dapat habis. Salah satu metode proses produksi hidrogen yang terbarukan adalah alkaline water electrolysis. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti proses produksi hydrogen, hubungan antara distribusi ukuran gelembung dan volume hidrogen yang dihasilkan, serta efisiensi waktu pelepasan gelembung hidrogen. Dalam penelitian ini digunakan campuran KOH dan aquades sebagai elektrolit serta arus listrik searah untuk daya listriknya. Konsentrasi KOH dan daya listrik divariasikan untuk mendapat perbandingan yang signifikan. Terdapat 3 variasi konsentrasi yang digunakan yaitu 5%, 7%, dan 10%, lalu untuk daya listrik, digunakan daya 0,01 watt, 0,07 watt, serta 0,14 watt. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa distribusi ukuran gelembung hidrogen tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap volume gas hidrogen yang dihasilkan. Dalam proses produksi hidrogen, larutan elektrolit dan daya listrik yang digunakan sangat berpengaruh terhadap volume hidrogen dan efisiensi waktu yang dihasilkan, dimana semakin tinggi persentase elektrolit dan daya listrik yang diberikan, maka semakin efisien pula waktu pelepasan gelembung hidrogen dan volume hidrogen yang dihasilkan semakin tinggi.
Copyrights © 2026