Penelitian ini mengkaji integrasi nilai-nilai maqashid syariah ke dalam matriks environmental, social, and governance (ESG) sebagai standar baru penilaian kinerja keberlanjutan pada perbankan syariah di Indonesia. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan kinerja keberlanjutan antara Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) melalui kerangka kerja Maqashid-ESG serta membandingkannya dengan rata-rata kinerja ESG perbankan nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif komparatif dengan teknik purposive sampling pada laporan keberlanjutan periode 2023-2025. Data dianalisis menggunakan uji beda Independent Sample T-Test melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kinerja keberlanjutan BUS dan UUS, di mana BUS secara konsisten mencatatkan skor lebih tinggi dan melampaui rata-rata ESG nasional. Kemandirian struktur kelembagaan (spin-off) pada BUS terbukti memberikan keleluasaan dalam mengoptimalkan pilar-pilar maqashid, terutama pada aspek perlindungan harta (hifdz al-mal) dan keturunan (hifdz an-nasl) melalui penyaluran zakat produktif serta pembiayaan UMKM. Penelitian ini memberikan manfaat bagi regulator dalam merumuskan standar pelaporan keberlanjutan yang relevan dengan karakteristik perbankan syariah, serta bagi praktisi sebagai panduan strategis dalam mengintegrasikan nilai spiritual ke dalam operasional bisnis untuk mencapai kemaslahatan umat dan pelestarian lingkungan.
Copyrights © 2026