Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem informasi manajemen modular berbasis web responsif untuk mengatasi tantangan tata kelola yang terfragmentasi (loosely coupled) di Kampung Wisata Purbayan. Masalah utama yang diidentifikasi adalah kurangnya koordinasi terintegrasi antar pelaku wisata serta keterbatasan literasi digital pada pengelola lokal. Sebagai solusi, sistem ini dirancang dengan konsep one door system (sistem satu pintu) yang mengintegrasikan modul manajemen tur, acara, kuliner, dan pemandu wisata guna memfasilitasi kolaborasi antar operator secara transparan dalam kerangka collaborative governance. Proses pengembangan dilakukan menggunakan metode prototyping yang dipadukan dengan analisis SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, Results) untuk memastikan solusi yang dihasilkan benar-benar partisipatif dan sesuai dengan kebutuhan strategis di lapangan. Untuk menyesuaikan dengan keterbatasan SDM, desain antarmuka menerapkan prinsip KIS (Keep it Simple) dengan membatasi fungsionalitas pada fitur dasar CRUD (create, read, update, delete) guna meminimalkan beban kognitif pengguna. Hasil pengujian keterpakaian menggunakan instrumen System Usability Scale (SUS) terhadap pemangku kepentingan menghasilkan skor rata-rata sebesar 83,75, yang termasuk dalam Grade A dengan predikat mendekati Excellent. Implementasi sistem ini diharapkan mampu memperkuat sinergi komunitas dan menjadi infrastruktur digital yang mendukung keberlanjutan ekonomi lokal di Kampung Wisata Purbayan secara optimal.
Copyrights © 2026