Jurnal Ragam Pengabdian
Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"

Analisis Spasial Perubahan Pola Aliran Permukaan di Kawasan Tambang Emas PT J Resources Bolaang Mongondow

Mohamad Alfarezy Mokodompit (Universitas Negeri Gorontalo)
Nurfaika (Alam Universitas Negeri Gorontalo)
Rusiyah (Universitas Negeri Gorontalo)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2026

Abstract

Abstrak Mohamad Alfarezy Mokodompit, 2026. Analisis Spasial Perubahan Pola Aliran Air Permukaan di Kawasan Pertambangan Emas PT J Resources Bolaang Mongondow. Program Studi Pendidikan Geografi, Jurusan Ilmu Bumi dan Teknologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing Utama: Dr. Nurfaika, S.Si, M.Sc. dan Pembimbing Pendamping: Rusiyah, S.Pd., M.Sc. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara spasial dinamika perubahan pola aliran air permukaan yang dipicu oleh perubahan topografi akibat kegiatan pertambangan di PT J Resources Bolaang Mongondow (PT JRBM). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis spasial terpadu menggunakan perangkat lunak Surpac, Global Mapper, MapInfo, dan AutoCAD. Data penelitian mencakup data topografi temporal untuk periode Januari, Maret, Juni, dan September 2025, yang dilengkapi dengan pengamatan lapangan langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kegiatan pertambangan secara langsung mengubah morfologi lahan, yang menyebabkan pergeseran batas hidrologis (daerah tangkapan air), yang kemudian berdampak pada transisi pola aliran permukaan dari pola aliran alami (dendritik) menjadi pola aliran buatan yang sepenuhnya dikendalikan oleh rekayasa operasional. (2) Dinamika arah aliran di kawasan pertambangan aktif tidak hanya dipengaruhi oleh kemiringan lereng makro, tetapi secara khusus ditentukan oleh fitur-fitur teknis buatan seperti parit jalan, tanggul pengaman, dan kemiringan jalan angkut. (3) Perubahan topografi mengakibatkan fluktuasi ukuran daerah tangkapan air kolam sedimentasi, di mana terjadi pengurangan yang     signifikan sebesar 19,1 Ha di CP-7 karena aliran terhalang ke Pit Sump 03, dan pengurangan sebesar 8,3 Ha di CP-6 karena rekayasa tumpukan di area Static Heap Leach Pad (SHLP). (4) Penggunaan perangkat lunak analisis kontur geospasial harus diintegrasikan dengan validasi kondisi faktual di lapangan, karena modifikasi mikrotopografi buatan manusia merupakan faktor paling dominan dalam mengalihkan arah aliran air di area operasional.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

juragan

Publisher

Subject

Environmental Science Social Sciences Other

Description

Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa ...