Jurnal Ragam Pengabdian
Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"

Partisipasi Perempuan dalam Meningkatkan Perekonomian Melalui Kearifan Lokal Tenuh Ikat di Desa Kloangpopot

Abdullah Muis Kasim (Universitas Muhamadiyah Maumere)
Danar Aswim (Universitas Muhamadiyah Maumere)



Article Info

Publish Date
20 Feb 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Partisipasi Perempuan Dalam Meningkatkan Perekonomian Melalui Kearifan Lokal Tenun Ikat dan Mengetahui Kendala Yang Dihadapi Perempuan Dalam Meningkatkan Perekonomian di Desa Kloangpopot. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengklasifikasikan data yang diperoleh artinya mengelompokan data dari lokasi, baik dari tulisan maupun lisan menurut masalah yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan berikut ini penyajian data, reduksi data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi perempuan dalam meningkatkan perekonomian melalui kearifan lokal tenun ikat yakni perempuan dapat berpartisipasi sebagai pengrajin utama tenun ikat, sebagai pengembang usaha tenun ikat, dan sebagai pelatih dan pendidik tenun ikat kepada generasi muda. Kaum perempuan di Desa Kloangpopot banyak yang mengisi waktu luangnya dengan menenun dan menjadikan hasil tenun ikat sebagai salah satu mata pencaharian dalam meningkatkan perekonomian sehingga sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya, hal ini dikarenakan perempuan memiliki potensi besar dalam mengembangkan produk tenun ikat sebagai bagian dari kearifan lokal. Kearifan lokal merupakan salah satu hasil karya yang dapat dihasilkan masyarakat disuatu wilayah yang di wariskan dari generasi ke generasi secara terus-menerus dijadikan pegangan hidup. Meskipun bernilai lokal tetapi nilai yang terkandung di dalamnya dianggap sangat universal. Salah satunya adalah tenun ikat yang di hasilkan oleh masyarakat di desa Kloangpopot yang merupakan suatu usaha untuk mengembangkan nilai ekonomi, sehingga kelestarian tenun ikat dapat terjaga. Adapun kendala yang dihadapi perempuan pengrajin tenun ikat yakni keterbatasan modal, keterbatasan sumber daya manusia dan keterbatasan pemasaran produk tenun ikat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

juragan

Publisher

Subject

Environmental Science Social Sciences Other

Description

Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa ...