Jurnal Ragam Pengabdian
Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"

Paradoks Kehadiran Para Pihak dalam Sengketa Peralihan Hak Atas Tanah: Analisis Normatif terhadap Mekanisme Perkara in Absentia dalam Perspektif Due Process of Law dan Procedural Justice

tiaradwiyanti (Universitas Diponegoro)
Yunanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Apr 2026

Abstract

Sengketa peralihan hak atas tanah dalam praktik peradilan sering menghadirkan persoalan prosedural ketika perkara diperiksa dan diputus tanpa kehadiran salah satu pihak. Kondisi ini menimbulkan paradoks antara kebutuhan efisiensi proses peradilan dengan kewajiban negara untuk menjamin perlindungan hak prosedural para pihak yang berkepentingan terhadap objek sengketa. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara normatif mekanisme perkara in absentia dalam sengketa peralihan hak atas tanah melalui perspektif due process of law dan procedural justice. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan. Analisis dilakukan secara kualitatif terhadap norma hukum yang mengatur penyelesaian sengketa pertanahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan mekanisme in absentia dalam sengketa peralihan hak atas tanah berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan dalam proses pembuktian apabila tidak disertai jaminan partisipasi yang memadai bagi para pihak. Penguatan prinsip keadilan prosedural diperlukan agar penyelesaian sengketa pertanahan tetap menjamin kepastian hukum sekaligus perlindungan hak individu dalam proses peradilan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

juragan

Publisher

Subject

Environmental Science Social Sciences Other

Description

Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa ...